BKPSDM Wanti-wanti ASN Jangan Nyambi Jadi Pemborong

KARAWANG - Badan Kepegawaian dan Pembedayaan Sumber Daya Manusia  (BKPSDM) Karawang mewanti-wanti agar ASN dilingkup Pemda Karawang agar menghindari konflik kepentingan dengan menyambi jadi pemborong.

Kelakuan ASN nyambi menjadi pemborong kendati dalam PP 53 tahu  2010 tidak ada penegasan dan larangan namun  hal itu harus dihindari.

Hal ini diungkapkan oleh Sekertaris BKPSDM Karawang Jajang Jaenudin  menanggapi indikasi ASN bermain proyek atau ngesub pekerjaan pemborong.

Menurut Jajang bila ada ASN bahkan terindikasi setingkat eselon IV di Dinas PRKP Karawang nyambi jadi pemborong atau ngesub berakibat adanya konflik kepentingan dengan pihak lain.

"Tentunya kalau memang benar ada ASN nyambi jadi pemborong, BKPSDM bakal melakukan pembinaan secara berjenjang kepada ASN dimaksud minimal dibina oleh atasannya langsung  dan apabila masih belum merubah perilakunya baru dipanggil dan diberikan arahan BKPSDM," jelasnya.

Sementara itu ditempat terpisah Kabid Taman Dinas PRKP Karawang, Novi Gunawan menjelaskan bahwa ASN atau kasi di bidang taman tidak ada satupun yang ngesub atau menjadi pemborong  sebagaimana kabar yang bergulir.

Namun ia juga tidak menampik apabila di bidang yang dipimpinnya ada pegawai THL yang suka ngesub pekerjaan   taman .

"Saya pernah mendengar ada THL yang suka ngesub kerjaan dari rekanan tapi ga tau negonya seperti apa dengan rekanan mungkin karena kedekatan secara pribadi saja," ujar Novi. (Uya)

Tags:

Berita Terkait

Related News