Kemensos Dorong Agen Perubahan Ciptakan Kreatifitas Dan Inovasi Baru

BANDUNG,- Menteri Sosial RI Juliari P Batubara menekankan, bekerja bukan hanya sekedar rutinitas, namun juga harus dibarengi dengan kreatifitas inovasi baru yang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Bukan hanya sekedar business usual, tapi benar-benar bisa melakukan inovasi-inovasi baru, yang ujung-ujungnya adalah pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,"ucap Menteri Sosial RI Juliari P Batubara disela Workshop Penguatan Agen Perubahan Kemensos Tahun 2020 di Hotel El Royale Jalan Merdeka Kota Bandung, Rabu (5/8).

Juliari P. Batubara  menambahkan, hal itu sesuai dengan mandat Presiden RI Joko Widodo soal agen perubahan. Kementerian Sosial sendiri ungkap Julian, berharap adanya agen perubahan dapat mendorong perubahan-perubahan.

"Yang abadi itu perubahan. Artinya bekerja di Kementerian sosial juga kita berharap ada agen perubahan. Ini juga sesuai dengan perintah bapak Presiden,"ucapnya.

Ia juga mengatakan agen perubahan yang dibentuk Kementerian Sosial, merupakan upaya mendorong perubahan di masing-masing satuan kerja.

"Memontumnya pas. Kementrian sosial inikan kementrian yang anggarannya besar sekali. Anggaran kita naik hampir dua kali lipat pada masa pandemi. Oleh karena itu dibutuhkan perubahan yang simpel ya, misalnya revisi aturan yang terlalu berbelit, misalnya prosedur yang tidak efisien bisa disederhanakan,"paparnya.

Kementerian Sosial sendiri diakui Julian, sudah menjalankan beberapa perubahan. Melalui Workshop Penguatan Agen Perubahan Kemensos yang digelar, dapat lebih mematangkan ini asi maupun perubahan di Kementrian Sosial.

Sementara dalam Workshop Penguatan Agen Perubahan Kemensos tahun 2020, diikuti sekitar 120 orang dari Kementerian Sosial dan UPT dari Jawa Barat maupun daerah lainnya.

"Mereka-mereka ini  120 orang agen perubahan cukup banyak, untuk melakukan perubahan di masing-masing unit kerjanya,"tandasnya.

Workshop yang digelar untuk mewujudkan reformasi birokrasi ini digelar 4-7 Agustus 2020 dengan tema “Melalui Penguatan Agen Perubahan Wujudkan SDM Unggul yang Adaptif”. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News