Ribuan Pekerja Hiburan Malam Unjuk Rasa, DPRD Jabar Bakal Surati Wali Kota Bandung

BANDUNG,- Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi PDI Perjuangan Rafael Situmorang berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan pekerja hiburan malam untuk membuka usaha kembali sektor tersebut di Kota Bandung.

DPRD Jabar, kata Rafael, akan segera mengirim surat pada Wali Kota Bandung soal tuntutan para pekerja malam untuk kembali bekerja.

"Akan kami tindaklanjuti. Salah satunya kami akan membuat surat untuk Wali Kota Bandung untuk meminta agar sektor hiburan malam, restoran, dan kafe dibuka kembali. Tentunya dengan disiplin melakukan protokol kesehatan," kata Rafael usai menerima perwakilan pekerja sektor hiburan malam saat melakukan aksi di Gedung DPRD Jabar.

Menurutnya, saat ini memang ada beberapa tempat di sektor wisata sudah dibuka. Namun, untuk tempat hiburan seperti karaoke belum semuanya mendapat izin untuk beroperasi.

"Situasi pandemi covid-19 ini memang dilematis. Di satu sisi faktor kesehatan harus menjadi prioritas, namun karena berkaitan dengan urusan perut, susah juga. Menurut kami, sepanjang protokol kesehatan ditaati tidak masalah," ungkapnya.

Rafael mengatakan, harus ada pengecekan di setiap tempat hiburan. Jika izin operasionalnya sudah lengkap, imbuhnya, maka diperbolehkan beroperasi kembali.

"Harus dicek terlebih dahulu. Kalau belum siap, maka jangan dibuka dahulu. Kalau yang lainnya sudah siap, ya silakan buka," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rafael mengapresiasi sikap peserta aksi damai yang telah menjunjung tinggi nilai demokrasi.

"Saya apresiasi (unjuk rasa) dengan baik, karena teman-teman tetap menyalurkan aspirasi dalam koridor hukum dan koridor demokrasi," tandasnya.

Sebelumnya, ratusan pekerja hiburan malam melakukan aksi damai di depan Kantor Balai Kota Bandung dan DPRD Jabar, Senin (3/8). Mereka menuntut agar Pemerintah Kota Bandung membuka kembali tempat mereka bekerja. (adv)

Tags:

Berita Terkait

Related News