Dirusak Oknum KAMI, Pemilik Mobil Komando Lapor Polisi

PORTALJABAR,- Oknum simpatisan koalisi aksi menyelamatkan Indonesia (KAMI) diduga melakukan pengrusakan terhadap mobil komando saat deklarasi di Bandung, Senin (7/9).

Adanya tindak kekerasan ini dilaporkan pemilik kendaraan melalui kuasa hukumnya, Hilmi Dwi Putra saat mendatangi Markas Polrestabes Bandung, Kamis (10/9).

Hilmi menjelaskan, kliennya melapor ke kepolisian karena mobil yang disewa oleh Ikatan Cendekia Cipayung (ICC) saat menolak deklarasi KAMI di Bandung mengalami kerusakan pada bodi bagian samping dan pecah kaca depan. 

"Klien saya ini pemilik mobil yang dirusak saat ada aksi di depan Gedung Sate," katanya.

Dia menjelaskan, mobil bak terbuka yang dirusak itu disewa oleh mahasiswa dan pemuda yang berunjuk rasa untuk menolak deklarasi KAMI.

"Sama mereka dijadikan mobil komando," katanya.

Saat mereka berorasi di depan Gedung Sate, lanjut Hilmi, sejumlah simpatisan KAMI yang juga tengah berkumpul mendatangi massa ICC dan meminta pembubaran.

"Saat ada permintaan pembubaran itu, terjadi kericuhan. Ada pemukulan dan pengrusakan terhadap mobil klien kami," ujarnya.

Berdasarkan laporan pemilik yang bernama Ade Sofyan, lanjut Hilmi, pengrusakan pun dilakukan terhadap alat pengeras suara yang diangkut ke dalam mobil tersebut.

"Kata pemilik pengrusakannya dilakukan dengan menendang dan memukul mobil dan sound system," ujarnya.

Dia menambahkan, kliennya berharap ada pertanggungjawaban atas kerusakan yang terjadi.

"Kami tidak ada unsur politis, hanya berharap adanya pertanggungjawaban," tandasnya. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News