Tekan Penyebaran Covid-19, BIN Gelar Penyemprotan Disinfektan Di Tempat Ibadah

PORTALJABAR,- Badan Intelijen Negara melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid Pusat Dakwah Islam Jawa Barat, Jumat (11/9).

Tak hanya itu, BIN melalui Tim C Velox Pejaten, juga melakukan sosialisasi mengenai adaptasi kebiasaan baru (AKB), pembagian masker dan cairan penyanitasi tangan kepada masyarakat sekitar.

Galih Ramadhan, Juru Bicara Tim C Velox Pejaten, menerangkan, kegiatan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, BIN bertugas melakukan deteksi dini dan cegah dini berbagai ancaman, termasuk pandemi Covid-19, maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia.

“BIN melalui Tim Velox Pejaten, terus melakukan berbagai aksi nyata dalam rangka melaksanakan deteksi dini dan cegah dini, serta upaya dekontaminasi,” jelasnya.

Dipilihnya masjid untuk dilakukan penyemprotan, karena masyarakat sudah banyak yang rindu untuk beribadah di tempat tersebut.

Namun, dia menekankan, tak hanya masjid, tempat ibadah lain pun menjadi sasaran pihaknya.

Galih menyebut, pihaknya telah melakukan kegiatan serupa di 46 tempat ibadah se-Jabar.

"Untuk kegiatan sosialisasi, edukasi dan dekontaminasi, telah kita laksanakan di beberapa tempat, seperti masjid, gereja, pura, dan vihara. Fasilitas-fasilitas umum seperti pasar, stasiun, halte, dan terminal. Dan fasilitas-fasilitas sosial lain seperti pondok pesantren, panti asuhan maupun yayasan sosial,” terangnya.

Selama lebih dari enam bulan terakhir ini, diutarakan Galih, BIN telah banyak melakukan berbagai aksi nyata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona baru di Tanah Air.

Rangkaian kegiatan ini sekaligus sebagai upaya sosialisasi tatanan protokol kesehatan melalui AKB dalam menghadapi wabah Covid-19 seperti yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

“Kita semua tentunya berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera reda dan berakhir. Kita juga harus siap untuk menjalani AKB, dimana kita semua bisa kembali beraktivitas, kembali produktif, namun tetap aman dari Covid-19. Kami terus mengajak agar seluruh masyarakat juga bisa berpartisipasi aktif dalam penanganan penyebaran Covid-19, dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong kita pasti dapat lalui wabah ini,” pungkasnya. (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News