Arab Buka Penerbangan Internasional Lagi, Bisa Umrah ?

Arab Saudi dikabarkan akan membuka kembali sebagian penerbangan internasional mulai 15 September. Sebelumnya, selama enam bulan pembatasan dilakukan guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

"Kerajaan akan mengakhiri semua pembatasan transportasi udara, darat dan laut untuk warga Arab Saudi setelah 1 Januari tahun depan," kata Kementerian Dalam Negeri Saudi, dikutip dari AFP, Senin (14/9/2020). Namun sayang tanggal pasti tak disebutkan.

Secara rinci, warga negara Teluk dan non Arab Saudi dengan izin tinggal atau visa yang valid akan diizinkan memasuki kerajaan pada 15 September. Dengan syarat mereka tidak terinfeksi Covid-19.

Diplomat, pegawai pemerintah dan militer asing juga akan diizinkan masuk tak terkecuali keluarga mereka. Orang-orang yang membutuhkan perawatan medis, seperti kaknker dan penerima transplantasi organ juga diizinkan.

Sementara itu, untuk umrah, negeri kerajaan tersebut akan memberi lagi izin namun secara bertahap. Sejak Maret, umrah ditangguhkan karena kekhawatiran virus corona menyebar ke kota-kota suci Islam.

Sebelumnya ibadah haji yang berlangsung Juli juga hanya diikuti 10.000 orang dengan melibatkan warga Arab Saudi dan ekspatriat yang memang sudah menetap di negeri itu. Padahal, tanpa corona, haji diikuti 2,5 juta orang per tahunnya.

Saat ini Arab Saudi menjadi negara dengan kasus tertinggi corona di Timur Tengah. Di mana ada 325.000 kasus dengan 4.200 kematian.

Dari The National diketahui kemarin ada 601 kasus baru dan 28 kematian. Sementara 1.034 kasus dinyatakan sembuh, sehingga total menjadi 302.870.

 

cbncindonesia

Tags:

Berita Terkait

Related News