Hadapi AKB, Tim Velox Pejaten Sosialisasi Di Gereja Paroki Bunda Tujuh Kedukaan

PORTALJABAR,- Tim Velox Pejaten Badan Intelijen Negara melakukan penyemprotan disinfektan di Gereja Paroki Bunda Tujuh Kedukaan Jalan Pandu Kota Bandung, Jumat (18/9).

Juru Bicara Tim Velox Pejaten, Wahyu Wijaya, mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian  berupa sosialisasi edukasi, dan penyemprotan disinfektan di Jawa Barat dalam rangka menghadapi penerapan "Adaptasi Kebiasaan Baru", di tengah Pandemi Covid-19.

Ia mengatakan kegiatan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011, BIN bertugas melakukan deteksi dini dan cegah dini berbagai ancaman, termasuk pandemi Covid-19, maupun wabah lainnya yang dianggap dapat mengancam kehidupan dan eksistensi bangsa Indonesia.

"Tim Velox BIN hadir sebagai bagian dari Pemerintah, untuk turut serta aktif dalam penanganan penyebaran covid-19 di Indonesia. Kami berharap agar masyarakat bisa lebih peduli, dengan protokol kesehatan, guna mencegah berlanjutnya, penyebaran Covid-19," ujarnya.

Ia mengatakan pemilihan lokasi di Gereja Paroki Bunda Tujuh Kedukaan yang merupakan tempat ibadah dimana banyak orang berkumpul karena merupakan fasilitas umum.

Menurut Wahyu, kegiatan sosialisasi, yang dihadiri oleh pengurus dan jamaat gereja diharapkan dapat memberikan edukasi terkait bahaya covid-19, dan bagaimana cara pencegahan penyebarannya.

"Kita semua tentunya berharap pandemi Covid-19 ini dapat segera reda dan berakhir. Kita juga harus siap untuk menjalani AKB, dimana kita semua bisa kembali beraktivitas, kembali produktif, namun tetap aman dari Covid-19. Kami terus mengajak agar seluruh masyarakat juga bisa berpartisipasi aktif dalam penanganan penyebaran Covid-19, dengan cara mematuhi protokol kesehatan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong-royong kita pasti dapat lalui wabah ini,” pungkasnya.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Gereja Paroki Bunda Tujuh Kedukaan, Budiman mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Tim Velox BIN yang menggelar sosialisasi, edukasi AKB serta penyemprotan disinfektan.

Menurut Budiman, di masa pandemi covid-19 ini, Gereja Paroki Bunda Tujuh Kedukaan ini juga telah melakukan antisipasi secara mandiri. Diantaranya melakukan penyemprotan disinfektan dan mengurangi jumlah jamaat dalam setiap misa.

"Terima kasih kepada tim Velox, harapan kami semoga pandemi segera berakhir," tandasnya. (nie/*)

 

Tags:

Berita Terkait

Related News