PSBB Jakarta Mulai Berdampak Pada Pariwisata Lembang

Penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta, sudah dirasakan dampaknya pada pelaku usaha pariwisata di Lembang, Bandung. Hal itu diakui sejumlah pengelola wisata di wilayah tersebut.

Menurut salah satu pengelola Wisata Grafika Cikole Sapto Wahyudi, selain PSBB Jakarta, penerapan pembatasan berskala mikro serta di Bodebek dan Bandung Raya turut memengaruhi okupansi kunjungan wisatawan saat akhir pekan.

"Dampaknya jelas berpengaruh, kalau persentasenya kita belum tahu tapi yang pasti sangat terasa. Kunjungan turun drastis karena PSBB Jakarta dan PSBM Bodetabek," ujar Sapto ketika dihubungi, Sabtu (19/9)

Sapto menuturkan biasanya pada akhir pekan, sejak siang hari, kawasan objek wisata Cikole, Lembang ramai dikunjungi wisatawan. Namun, kini okupansi wisatawan yang menginap pun menurun daripada biasanya.

"Sampai pukul 11 tadi masih kosong. Kaget juga sampai sepi seperti ini lagi, yang menginap juga menurun," ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Humas Perisai Group Intania Setiati. Intan mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan di kawasan wisata Farm House, Great Asia Afrika, dan Floating Market tampak mengalami penurunan di akhir pekan ini.

"Dampak (PSBB Jakarta) kerasa banget. Dari Senin sampai hari ini sepi banget," ucap Intan dalam siaran salah satu radio swasta.

Menurutnya, kondisi saat ini berbanding terbalik dengan dua libur panjang akhir pekan pada Agustus lalu yang dipadati pengunjung. Penurunan pengunjung, kata dia, terjadi lantaran sebagian besar wisatawan berasal dari luar kota terutama Jabodetabek.

"Ya, pengunjung jadi turun karena ada PSBB Jakarta," tuturnya.

Untuk diketahui, kawasan Lembang dikenal dengan sejumlah lokasi pariwisata. Pengunjung yang datang berasal dari Bandung Raya dan Jabodetabek.

Pemprov DKI Jakarta pekan lalu yang memutuskan untuk menerapkan kembali pembatasan sosial bersekala besar PSBB selama dua pekan pada 14 september lalu. Gubernur DKI Anies Baswedan menyatakan ia menarik rem darurat karena lonjakan kasus corona serta kekhawatiran akan ketersediaan fasilitas kesehatan.

 

Sumber Cnnindonesia

Tags:

Berita Terkait

Related News