Instruksi Luhut Pandjaitan Bagi RS Rujukan Dan Puskesmas

Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan menerangkan, dokumen protokol terapi penanganan Covid-19 dari Kemenkes RI harus diterapkan di rumah sakit rujukan dan puskesmas setidaknya hingga tiga bulan mendatang.

Menurut Luhut, ada tiga instruksi yang bersumber dari dokumen tersebut. Pertama, penerapan protokol kesehatan ditingkatkan. Kedua, penyiapan karantina terpusat yang ekarang mulai diisi dan angkanya sudah terkendali dan Ketiga, manajemen perawatan Covid-19 di rumah sakit.

“Mulai sekarang harus memiliki medical supply memadai terhadap pasien Covid-19. Dokter dan perawat harus di swab tes setiap minggu,” kata Luhut, dalam rapat koordinasi bersama para gubernur, Kementerian Kesehatan,  melalui telekonferensi, Senin (21/09/2020).

Luhut menyatakan, Kemenyerian Kesejatan harus menyosialisasikan protokol terapi penanganan Covid-19 untuk kemudian dimonitor selama pelaksanaan dilapangan, dimana Polda dan Kodam membantu implementasi protokol terapi penanganan Covid-19.

Sementara itu, dr. Alexander K Ginting dari Kemenkes RI menjelaskan mengenai kegunaan dari protokol terapi penanganan Covid-19 yang tujuannya untuk mengurangi angka kematian.

“Manajemen tata laksana pasien Covid-19 menjadi protokol pertama yang dijalankan di rumah sakit rujukan,” ujarnya.

Alexander mengatakan, ada beberapa strategi untuk menurunkan angka kematian di ruangan ICU. Pertama, tatalaksana pasien dengan gejala berat. Kedua, perkuat penilaian early warning system. Ketiga, memastikan alat medis memadai.

"Keempat, meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit rujukan. Kelima, berbagi pengalaman dengan seluruh jajaran RSUD rujukan Covid-19. Keenam, meningkatkan kualitas SDM perawat serta dokter," jelasnya.

Tags:

Berita Terkait

Related News