FKUB Jabar Imbau Pemuka Agama Jadi Teladan Umat

PORTALJABAR,- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat (Jabar) mengimbau agar para tokoh agama dapat memberikan teladan di masa pandemi covid-19 ini.

FKUB Jabar menyoroti kegiatan keagamaan yang dihadiri ribuan pendukung Riziek Shihab di Megamendung Bogor tidak terjadi lagi.

"Pemprov Jabar harus tegas, tidak boleh tebang pilih. Apalagi dalam acara tersebut tidak ada mengindahkan protokol kesehatan COVID-19. Ini tentu berbahaya, apalagi dilakukan di masa pandemi covid," kata Ketua FKUB Jabar Rafani Achyar, Selasa (17/11).

Rafani juga menyoroti rencana Riziek Shihab untuk melakukan road show di Jawa Barat. Menurutnya, pelaksanaan safari dakwah harus sesuai protokol kesehatan yang selama ini disosialisasikan pemerintah kepada masyarakat.

"Para pemuka dan tokoh agama harus menjadi contoh, menjadi teladan. Jangan buat kerumunan dan hindari terjadi kluster baru," ujar dia.

Ia menegaskan, pihaknya tak melarang kegiatan roadshow atau safari keagamaan. Namun, bila dilakukan tanpa menerapkan protokol kesehatan akan berbahaya bagi bukan hanya jemaah tapi juga masyarakat lain.

"Kepada masyarakat banyak, tidak harus berkumpul dan berkerumun, dalam agama kan kalau itu menimbulkan masadat harus dihindari," tambahnya

Rafani mengimbau agar pemuka agama lainya agar mengurangi kegiatan keagamaan yang dapat menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi COVID-19.

"Kita belum tahu sampai kapan COVID-19 ini selesai. COVID-19 masih ada dan kita juga belum tahu puncaknya kapan. Katanya Desember, pada Bulan Desember ada perayaan natal, tahun baru dan pilkada serentak, mungkin saja puncak itu terjadi di Desember," katanya.

Selain itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga protokol kesehatan yang sangat ketat dalam setiap kegiatannya.

"Mari patuhi protokol kesehatan. Terutama dalam kegiatan keagamaan. Terlepas sudah dilonggarkan, harus tetap pakai aturan, pakai protokol kesehatan, intinya kurangi kerumunan orang banyak," ujar Rafani.

Rafani menilai saat ini masyarakat seolah-olah pandemi COVID-19 ini usai. Padahal, kasus positif COVID-19 masih terus terjadi.

"Mari kita jaga kondusifitas supaya hidup ini damai, harmoni, walau di tengah suasana yang sulit," tandasnya.(nie/*)

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News