Prof Muradi: Kapolda Jabar Lengser Karena Lalai Tak Maksimal Terapkan Prokes

PORTALJABAR,- Pengamat Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran Bandung, Muradi, menilai pencopotan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Rudy Sufahriadi murni karena kelalaian tidak adanya upaya penegakan Protokol Kesehatan dan terkesan membiarkan kerumunan masa pada kegiatan yang dihadiri Riziek Shihab dan ribuan pendukungnya di kawasan Megamendung Kabupaten Bogor, beberapa waktu lalu.

Selain Kapolda Jabar, Kapolres Bogor AKBP Roland Rolandy juga dicopot dari jabatannya.

Menurut Muradi, seharusnya ada upaya yang dilakukan pihak Kepolisian untuk mengantisipasi kerumunan massa tersebut terutama di situasi pandemi seperti saat ini.

"Saya kira ini merupakan bagian dari ekspetasi publik. Publik merasa bahwa Kapolda dan jajarannya tidak cukup efektif bekerja dengan baik. Apa indikatornya, kerumunannya lebih dari minum, mungkin ribuan massa ya. Tentu ini harus direspon oleh pihak kepolisian," kata Muradi saat dihubungi melalui telepon selular, Rabu (18/11).

Ia mengatakan kegiatan tersebut memang berlangsung kondusif. Namun, tegasnya,  secara protokol kesehatan tidak aman.

"Dari hasil evaluasi yang dilakukan Polri terhadap upaya penanganan kerumunan oleh jajaran Polda Jawa Barat, tidak maksimal," ungkapnya.

Selain itu, Muradi mengakui ada unsur politik yang melatarbelakangi pencopotan orang nomor satu di Polda Jawa Barat itu. Namun dirinya enggan berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut.

"Intinya pencopotan Kapolda Jawa Barat dan Kapolres Bogor murni faktor kelalaian dalam penegakan protokol kesehatan," tandasnya.

Sementara di tempat terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Erdi A Chaniago juga tak berbicara banyak soal pencopotan Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

“Nanti saja ya,” singkatnya.

Sementara itu, dalam Surat Telegram Kapolri, nomor : ST/3222/XI/Kep./2020, tanggal 16 November 2020, yang ditandatangani AS SDM Irjen Pol. Sutrisno Yudi Hermawan, atas nama Kapolri, Irjen Pol Rudy Sufahriadi yang sebelumnya Kapolda Jawa Barat, digantikan oleh Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Rudi kini dialihkantugas ke Lemdiklat Polri, sedangkan Ahmad Dofiri sebelumnya di Aslog Polri. Sedangkan AKBP Roland Ronaldy,  diganti oleh AKBP Harun yang sebelumnya Kapolres Lamongan Polda Jatim. (nie/*)

 

 

 

 

 

 

Tags:

Berita Terkait

Related News