Terapkan Prokes Covid-19, Pemdes Srijaya Salurkan BLT-DD Tahap III Bulan Ke-4 Kepada 289 KPM

PORTALJABAR - Pemerintah Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya, Selasa (24/11) siang, salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap III Bulan Ke-4 kepada 289 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19 dengan nilai bantuan sebesar Rp 300.000.

Penyaluran bantuan bertempat di aula kantor Desa Srijaya Kecamatan Tirtajaya. Pada Pelaksanaan tetap menerapkan Protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan menjaga jarak. Penyaluran BLT-DD secara langsung oleh Kepala Desa beserta jajarannya, disaksikan oleh Muspika Kecamatan Tirtajaya, pendamping desa (PD) dan BPD Srijaya.

Kepala Desa Srijaya, Nursin mengatakan Pelaksanaan Penyaluran dimulai dari pukul 13.00 wib. Penyaluran BLT-DD tahap III bulan ke-4 di tahun 2020 saat ini ada sedikit perubahan nilai bantuan yang sebelumnya sebesar Rp 600.000/KPM menjadi Rp 300.000/KPM, namun untuk kuota tetap sama seperti sebelumnya.

"Penerima bantuan sama seperti sebelumnya sebanyak 289 KPM, hanya saja besaran nilai bantuan yang ada perubahan dari sebelumnya Rp 600.000/KPM menjadi Rp 300.000/KPM sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes)," Ucap Nursin, disela Penyaluran pada portaljabar.net, Selasa (24/11).

Lanjutnya, semoga dengan adanya bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah akan dapat meringankan beban dari warga di tengah pandemi virus Covid-19. Kami sangat berharap warga dapat mematuhi semua peraturan dan kebijakan dari pemerintah dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19 sehingga kita bisa kembali beraktifitas seperti semula.

Nursin berharap, kepada warga yang mendapat bantuan dana BLT-DD ini agar uangnya bisa dipergunakan dengan semaksimal mungkin untuk keperluan pembelian sembako dan tidak dipergunakan untuk keperluan yang lain-lain.

“Alhamdulillah, Penyaluran bantuan hingga selesai berjalan lancar. Dan sasaran penerima bagi warga yang terdampak Covid-19 yang belum sama sekali menerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” tutupnya. (win's)

Tags:

Berita Terkait

Related News