Ditengah Pandemi Covid-19, Pemdes Tambaksumur Bagikan Masker Dan BLT-DD Kepada 272 KPM

PORTALJABAR - Sebanyak 272 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak Covid-19 warga Desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya kembali terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap III bulan ke-4 sebesar Rp 300.000, Selasa (24/11) pagi.

Penyaluran bantuan bertempat di aula kantor Desa Tambaksumur Kecamatan Tirtajaya. Pelaksanaan Penyaluran tetap mengutamakan Protokol kesehatan Covid-19 dengan menggunakan masker dan menjaga jarak.

Penyaluran BLT-DD secara langsung oleh Kepala Desa Tambaksumur, Sahata beserta jajarannya, disaksikan oleh Muspika Tirtajaya, pendamping desa (PD) dan BPD Tambaksumur. Selain itu, Pemdes juga membagikan masker kepada warga Penerima yang tidak menggunakan masker.

Kepala Desa Tambaksumur, Sahata menjelaskan Pelaksanaan Penyaluran dimulai dari pukul 09.00 wib. saat ini ada sedikit perubahan nilai bantuan yang sebelumnya sebesar Rp 600.000/KPM menjadi Rp 300.000/KPM, namun untuk kuota tetap sama seperti sebelumnya.

"Penerima bantuan sama seperti sebelumnya sebanyak 272 KPM, hanya saja besaran nilai bantuan yang ada perubahan dari sebelumnya Rp 600.000/KPM menjadi Rp 300.000/KPM sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes)," ujar Sahata, disela Penyaluran bantuan pada portaljabar.net, Selasa (24/11) pagi.

Lanjutnya, semoga dengan adanya bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah akan dapat meringankan beban dari warga di tengah pandemi virus Covid-19. Kami juga mengimbau kepada agar dapat mematuhi semua peraturan dan kebijakan dari pemerintah dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona Covid-19 sehingga kita bisa kembali beraktifitas seperti semula.

Sahata berharap, kepada warga yang mendapat bantuan dana BLT-DD ini agar uangnya bisa dipergunakan dengan semaksimal mungkin untuk keperluan pembelian sembako dan tidak dipergunakan untuk keperluan yang lain-lain.

“Alhamdulillah, Penyaluran bantuan hingga selesai berjalan lancar. Dan sasaran penerima bagi warga yang terdampak Covid-19 yang belum sama sekali menerima bantuan dari pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten,” tutupnya. (win's)

Tags:

Berita Terkait

Related News