Amankan Pilkada, Ini Pesan Ridwan Kamil Untuk Personel TNI Dan Polri

PORTALJABAR, BANDUNG - Demi mengamankan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020, sebanyak 8000 personel gabungan TNI dan Polri juga unsur Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dikerahkan.

Nantinya personel gabungan tersebut akan ditempatkan di berbagai kabupaten dan kota di Jabar yang melangsungkan Pilkada serentak tahun ini.

"Selain menjaga kondusifitas selama Pilkada 2020 dilangsungkan, ribuan personel gabungan tersebut juga bertugas untuk memastikan protokol kesehatan Covid-19 tetap dilakukan seluruh pihak untuk menekan penyebaran virus Corona di Indonesia, khususnya di Jabar," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saal Apel Gelar Pasukan TNI-Polri dalam rangka Kesiapan Pengamanan Pilkada Serentak 2020 di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (24/11/2020).

Ridwan Kamil berharap TNI-Polri menjaga kondusivitas Jabar selama Pilkada Serentak 2020. Pada personel gabungan diminta fokus menjaga delapan daerah Jabar yang melangsungkan Pilkada tahun ini, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.

"Selama 10 tahun, gelaran Pilkada di Jabar selalu kondusif tidak ada pelanggaran ataupun kericuhan," ujarnya.

Ridwan Kamil menyatakan, kondusivitas Jabar saat Pilkada berlangsung tidak lepas dari semangat silih asah, silih asih, dan silih asuh, yang dipegang teguh masyarakat Jabar.

"Kata silih itu artinya saling memberikan kebaikan, apabila kita ramah dan baik, Insya Allah masyarakat juga ramah dan baik, karena pada dasarnya masyarakat Jabar itu 'someah hade ka semah'," terangnya.

Ridwan Kamil pun meminta TNI dan Polri untuk sering mengawasi dan mengedukasi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, terutama saat pencoblosan berlangsung.

"Kita harus jadi contoh, saya titip semua di sini harus menjadi teladan. Kepemimpinan yang baik adalah dengan keteladannya sebagai individu yang tidak boleh salah, penjagaan protokol kesehatan dilakukan dimulai dari diri sendiri," katanya.

Ridwan Kamil pun berpesan agar personel menjaga netralitas di tujuh wilayah Polda Jabar dan satu wilayah Polda Metro Jaya. Jangan sampai ada yang bermain politik praktis.

TNI dan Polri, menurut Ridwan Kamil, dapat mengajak tokoh masyarakat untuk sama-sama memberikan edukasi. Tujuannya untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Mari bangun kepercayaan publik, diperlakukan dengan cara kita hadir di tengah masyarakat, melakukan ketegasan humanis," ajaknya.

Selain itu, Ridwan Kamil juga berpesan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar untuk menyiapkan skenario terbaik supaya kerumunan dapat dihindari saat pencoblosan berlangsung.

"Saya titip kepada para panitia (KPU) untuk memastikan kita (Provinsi Jabar) harus juara dalam penyelenggaraan protokol kesehatan 3M saat Pilkada Serentak 2020 berlangsung," pungkasnya.

Tags:

Berita Terkait

Related News