Alami Ketimpangan Vaksinasi Covid-19, PBB: Akan Perpanjang Pandemi

PORTAL JABAR,- Sejak mulai ditemukan pada 2019 silam, Covid-19 kian merebak dan menginfeksi hampir jutaan manusia setiap harinya.

Covid-19 telah memberikan dampak terhadap aspek kehidupan manusia.

Negara-negara dunia hingga kini masih terus berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayahnya.
Vaksinasi merupakan salah satu ikhitiar untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

Baca Juga: Isu Jemaah Haji Indonesia Ditolak Arab Saudi Karena Utang Akomodasi, Berikut Penjelasannya.

Sejumlah negara saat ini telah memulai program vaksinasi Covid-19.

Berdasarkan laporan terbaru dari AFP, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu, 17 Februari 2021 memimpin seruan pada upaya global terkoordinasi untuk melakukan vaksinasi Covid-19, memperingatkan bahwa ketidakadilan yang besar dalam upaya awal akan menempatkan seluruh planet dalam risiko.

Para menteri luar negeri bertemu secara virtual untuk sesi pertama Dewan Keamanan PBB soal vaksinasi atas seruan ketua saat ini Inggris yang mengatakan dunia memiliki 'kewajiban moral' untuk bertindak bersama melawan pandemi yang telah menewaskan lebih dari 2,4 juta orang.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyuarakan peringatan bahwa sejauh ini baru 10 negara yang telah memberikan 75 persen dosis dan 130 negara belum menerima satu dosis.

"Dunia sangat membutuhkan rencana vaksinasi global untuk menyatukan semua orang yang memiliki kekuatan, keahlian ilmiah, produksi, dan kapasitas keuangan yang diperlukan," kata Guterres seperti dikutip oleh The Guardian.
"Ini dapat memperpanjang pandemi secara signifikan, memungkinkan virus untuk kembali menyerang Bumi Utara," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Anak-anak PBB UNICEF Henrietta Fore mengatakan, "Satu-satunya jalan keluar dari pandemi ini bagi kita semua adalah memastikan vaksinasi tersedia bagi kita semua,"

Baca Juga: Pedagang Pasar Di Daerah Di Jawa Barat Vaksinasi Covid-19 Pada Maret Mendatang

Tags:

Berita Terkait

Related News