Kejar ODOL 2023, Dishub Kota Bandung Gencarkan Sosialisasi

PORTALJABAR,- Dinas Perhubungan Kota Bandung menggandeng sejumlah stakeholder untuk mensosialisasikan kebijakan Zero ODOL (Over Dimensi dan Over Loading) yang akan diberlakukan tahun 2023 mendatang.

Kebijakan Zero ODOL ini merupakan langkah Kemenhub RI untuk menekan kerusakan jalan serta meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas.

"Ada beberapa faktor yang memang menjadi penjamin keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan. Salah satunya adalah tentang kendaraan yang berkeselamatan. Artinya yang menjamin kelaikan kendaraan bermotor itu adalah Dinas Perhubungan atau Kementerian Perhubungan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi dalam seminar Rencana Aksi Keselamatan Bermotor, Menuju Kota Bandung Zero ODOL 2023 di Hotel Savoy Homann Jalan Asia Afrika Bandung, Kamis (8/4).

Ricky menambahkan pada seminar yang sekaligus menjadi ajang edukasi dan sosialisasi ini diikuti oleh pengusaha dealer ataupun perusahaan angkutan.

"Tujuannya agar mereka memahami di tahun 2023 tidak ada lagi pelanggaran ODOL," ungkap dia.

Selama 2 tahun kedepan, kata dia, Dishub Kota Bandung secara masif akan melakukan sosialisasi.

Sehingga, ia berharap, di tahun 2023 mendatang sudah muncul kesadaran diri dan tidak ada lagi pelanggaran,

"Tahun 2023 mendatang kami akan melakukan penertiban dan penegakan hukum. Artinya kita lakukan represif dan tindakan tegas, jadi jangan coba-coba melakukan pelanggaran," cetusnya.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya melakukan pendataan terhadap kendaraan-kendaraan yang melebihi dimensi saat melakukan pengujian di Dishub Kota Bandung.

"Pada enam bulan pertama itu diberi tanda cat baik itu panjang, lebar, tinggi yang melebihi. Kemudian diberikan sosialisasi untuk dipotong sendiri," bebernya.

Lalu, kata dia, enam bulan kemudian, apabila tidak dilakukan pemotongan maka uji berkalanya tidak akan diperpanjang‎.

“Mari kita bersama-sama (stakeholder terkait) berkomitmen untuk berantas ODOL," tandasnya.   (nie/*)

Tags:

Berita Terkait

Related News