Inovasi Produk, J&C Cookies Hadirkan Varian Baru Nusantara Series

PORTALJABAR,- Satu tahun pandemi covid-19 melanda Indonesia.

Nyaris seluruh sektor usaha terdampak termasuk PT Joyci Nusantara Cemerlang, yang menaungi brond I&C Cookies.

Tahun 2021 ini J&C Cookies mengusung tagline #SelaluAda yang memiliki banyak makna untuk semua orang di dalamnya, mencoba untuk kembali bangkit.

"J&C Cookies dengan tagline #SelaluAda, hadir untuk semua pelanggan setia. Tidak hanya di saat bahagia, akan tetapi di masa sulit seperti sekarang ini," kata Marketing Officer J&C Cookies, Ricky Hermayanto, Chiefkepada media, Kamis (8/4).

Di tengah kondisi seperti ini, kata dia, perusahaan dituntut untuk meningkatkan kreativitas df berbagai lini, baik itu dari segi produksi, inovasi, hingga kreativitas.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk membuat para pelanggan setia tetap membeli produk yang ditawarkan.

"Jika tahun lalu J&C Cookies merilis Empon empon Cookies untuk variasi Nusantara Cookies, pada 2021 karni kembali menghadirkan varian baru yaitu Bandrek, Bajigur, dan Melinjo," tuturnya.

Ia menambahkan kreasi baru ini dihadirkan J&C Cookies dengan tujuan untuk mengangkat kearifan lokal lewat produk produknya.

"Tahun ini kami buat kreasi baru yang lebih inovatif dan mungkin tidak banyak ditemui pada produk produk kue yang ada di luar sana. Dengan mengangkat kuliner jadul, harapannya variasi baru dari Nusantara Series ini bisa menjadi uniqueness," jelas Ricky.

Ricky mengatakan untuk variasi Bandrek dan Bajigur sendiri terbuat dari bahan dasar jahe yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

"Semoga kue ini bisa dikonsumsi oleh semua kalangan dan bisa menjadi solusi bagi mereka yang tidak terlalu suka jahe, tapi kini bisa menikmatinya dalam bentuk kue kering," tuturnya.

Jelang momen Ramadan dan Idul Fitri ini, J&C Cookies juga merilis produk kolaborasi bersama salah satu brand lokal, Calla The Label yaitu Nastar with Edible Flower, kukis yang berbahan dasar bunga atau edible flower. Ia mengungkapkan jika dalam pemasaran produk, J&C Cookies memiliki tiga strategi utama yang dijalankan.

Pertama, efisiensi dari sisi pemasaran, kedua berpindah ke kanal penjualan digital, serta yang terakhir yakni melakukan langkah inovatif dengan menciptakan varian varian baru.

"Jadi, di era pandemi ini kami harus benar benar kreatif baik dari segi pemasaran dan cost," bebernya.

Jika sebelum pandemi COVID 19, strategi marketing J&C Cookies hanya terfokus pada awareness pasar, di saat seperti ini pihaknya lebih memilih fokus dengan menjalankan aktivasi pernasaran yang kreatif dan efisien.

"Sekarang bagaimana caranya setiap cost yang kami keluarkan untuk promosi itu jelas hitungannya. Jadi, kami pilih fokus di digital karena terukur. Misalnya saya ingin reach 10 ribu orang, itu akan terlihat jelas di report digitalnya itu. Sekarang setiap bikin promo, kami akan hitung konversi ke sales nya berapa,” tutur Ricky.

Walaupun harus melalui tahun yang berat, selama satu tahun ini J&C Cookies masih bisa menjadi rumah bagi semua karyawan karyawannya.

"Alhamdulillah, sampai detik ini J&C Cookies selalu ada dan menjadi pintu rezeki untuk semua karyawannya. Bahkan di saat pandemi seperti ini kami sama sekali tidak merumahkan satu pun karyawan," tandasnya. (nie/*)  

Tags:

Berita Terkait

Related News