Sejumlah Pabrik Genteng di Plered Gulung Tikar

PURWAKARTA-Puluhan pabrik genteng yang ada di kecamatan Plered, Kabuapten Purwakart terpaksa harus gulung tikar, dengan bermacam alasan para pengusaha genteng itu terpaksa harus mengakhiri usaha mereka. 

Berdasarkan info yang berhasil kami himpun, hingga saat ini ada 50 dari 100 pabrik genteng yang lumpuh total dan tidak beroperasi lagi.

Kaur Umun Desa Citeko, Amat menerangkan, Tutupnya sejumlah pabrik genteng yang ada diwilayahnya dipicu oleh beberapa faktor, dan salah satu pemicunya ialah setelah maraknya produksi genteng baja ringan.

"Setelah adanya genteng baja ringan penjualan genteng tanah menjadi merosot,  bahkan 50 perusahaan sekarang sudah tutup," ujar Amat saat ditemui dimeja kerjanya,  Rabu (29/11).

Menurutnya, dengan kondisi yang saat ini terjadi jelas sangat berdampak bagi ekonomi warga sekitar.  pasalnya, tak sedikit masyarakat Citeko yang menjadikan pabrik genteng sebagai sumber pendapatan untuk menutupi kebutuhan harian mereka. 

"Untuk kebutuhan sehari-hari sebagian besar masyarakat citeko bekerja di pabrik genteng tapi setelah pabrik banyak yang tutup mereka berpindah profesi,  sebagian ke sawah dan sebagian ada yang menjadi kuli bangunan," imbuhnya. 

Amat menambahkan, hingga saat ini lanjut dia, sebagai aparatur pemerintahan desa pihaknya terus berupaya membantu memulihkan ekonomi masyarakat Desa Citeko,  salah satunya dengan memberikan himbauan kepada Bumdesa untuk memberikan pinjaman modal usaha kepada masyarakat.

"Saya sudah memberi masukan kepada Bumdesa agar memberikan pinjaman modal bagi beberapa masyarakat yang memang membutuhkan, meskipun tidak besar,  tapi semoga masyarakat bisa terbantu dan memanfaatkan pinjaman tersebut dengan sebaik-baiknya," tandasnya. 

Tags:

Berita Terkait

Related News