• Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
Portal Jabar - Gerbang Informasi Jawa Barat
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
No Result
View All Result
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah
No Result
View All Result
Portal Jabar - Gerbang Informasi Jawa Barat
No Result
View All Result
Home Religi

Sejarah Makam Keramat Solear: Jejak Islam di Tangerang & Mitos Monyet Liar

Dina Marlina by Dina Marlina
Juni 8, 2021
in Religi
0
Sejarah Makam Keramat Solear: Jejak Islam di Tangerang & Mitos Monyet Liar
0
SHARES
171
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

PORTALJABAR, TANGERANG – Makam Keramat Solear di Kabupaten Tangerang menjadi salah satu tempat yang ditutup sementara oleh pemerintah setempat guna menghindari terjadinya kerumunan massa.

Tempat wisata religi di Banten itu ditutup lantaran membludaknya pengunjung sehingga menimbulkan kerumunan yang rentan jadi tempat penyebaran Covid-19.

Makam Keramat Solear Tangerang jadi tempat wisata religi karena memiliki nilai sejarah penyebaran Islam di daerah sekitar.

Tak heran, setiap tahunnya terutama saat momen lebaran, jadi salah satu pusat tujuan bagi peziarah.

Tak banyak yang tahu pasti soal sejarah Makam Keramat Solear tersebut. Tetapi dari cerita yang berkembang, makam yang dikeramatkan itu adalah makam Syeikh Mas Masa’ad.

Beliau diketahui sebagai panglima Kesultanan Banten. Tak hanya itu, beliau juga dianggap sebagai pengikut para wali Allah.

Salah satu juru kunci Makam Keramat Solear, Abidin mengatakan, Syeikh Mas Masa’ad merupakan salah satu tokoh penyebar agama Islam di wilayah sekitar.

“Ada beberapa makam keramat, tapi yang paling masyhur adalah makam Syeikh Mas Masa’ad ini,” kata Abidin ditemui media online beberapa waktu lalu.

“Beliau penyebar agama Islam di sini,” sambung Abidin.

Ketika bercerita, Abidin pun sangat berhati-hati. Pasalnya, ia tak tahu secara pasti soal kebenaran dari cerita sejarah Makam Keramat Solear itu.

Tetapi, dari cerita yang berkembang, kata Abidin, Syeikh Mas Masa’ad dikenal sebagai panglima Kesultanan Banten.

“Iya cerita turun-temurun beliau panglima saat zaman Kesultanan Banten,” ungkapnya.

“Tapi nggak ada yang bisa memastikan makam yang saat ini itu petilasan atau makam aslinya,” menegaskan.

Dari informasi yang dihimpun, Syeikh Mas Masa’ad merupakan panglima utusan Kesultanan Banten sekira tahun 1552.

Saat itu, Syeikh Mas Masa’ad ditugasi untuk menyebarkan agama Islam. Area tersebut kala itu dikuasai oleh tokoh setempat Pangeran Jaya Perkasa atau dikenal Mas Laeng dari Kerajaan Pajajaran.

Saat itu, Syeikh Mas Masa’ad dibantu oleh Ki Seteng bertarung melawan Mas Laeng. Pertarungan seimbang dan berakhir damai.

Ketiganya sepakat membangun Tigaraksa yang berarti tiga orang yang memelihara perdamaian.

Makam keramat Syeikh Mas Masa’ad itu berada di bawah pohon besar yang disebut warga sebagai pohon kedoya. Makamnya dikelilingi pagar stanless setinggi sekira satu meter. Sedangkan batu nisannya ditutupi kain putih.

Makam Keramat Solear Tangerang berada di kawasan hutan lindung sekira 4 hektar. Tak hanya ada makam keramat, di kawasan makam itu juga ada ratusan monyet liar yang sudah menjadi ikon dari tempat wisata tersebut.

Mitos yang beredar di masyarakat, monyet liar ekor panjang itu merupakan jelmaan dari para murid Syeikh Mas Masa’ad yang setia ingin menjaga area makam.

Abidin membenarkan adanya mitos tersebut. Tetapi, meski sebagai juru kunci, dirinya pun tak bisa memastikan cerita tersebut.

Secara ilmiah, kata Abidin, ratusan monyet liar yang menghuni area Makam Keramat Solear merupakan monyet liar yang beranak pinak. Hingga kini jumlahnya mencapai ratusan.

“Monyet biasa. Dulunya sedikit, tapi berkembang biak di sini ya tambah banyak. Mereka ada blok-blokan, ada tiga blok. Di belakang lain, di depan lain, di samping juga lain. Beda grup, nggak mau bersatu,” paparnya.

Tak hanya itu, mitos lainnya, monyet liar itu dipercaya dapat menggambarkan sifat dan perilaku pengunjung.

Yang biasa terjadi, kata Abidin, kawanan monyet liar itu melakukan perkawinan untuk menunjukkan bahwa si pengunjung telah melakukan aktivitas persetubuhan atau bersenggama saat malam sebelum ziarah ke Makam Keramat Solear.

“Kalau itu banyak emang, tapi enggak semua pengunjung. Cuma kadang-kadang ada yang dibuktikan begitu. Kalau lagi kebenaran ya memang begitu monyetnya contohin lagi kawin,” beber Abidin sambil tersenyum.

Terkini, usai ditutup sementara oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Minggu (16/5/2021), Makam Keramat Solear masih ramai didatangi peziarah.

Meski akses utama menuju makam diportal warga, tapi para peziarah datang dari berbagai jalan pintas yang ada di sekitar Makam Keramat Solear Tangerang.

Selain berziarah, para pengunjung seolah berekreasi karena bisa memberikan makanan langsung kepada monyet liar. Seperti memberikan kacang dan lainnya.

 

Tags: makam kramat tangerang
Previous Post

Hari Ini, KPK Panggil Tiga Saksi Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Covid-19 di KBB

Next Post

Bedah Kekuatan Grup D Euro 2020 : Inggris Diunggulkan, Kroasia Siap Ukir Sejarah

Dina Marlina

Dina Marlina

Next Post
Bedah Kekuatan Grup D Euro 2020 : Inggris Diunggulkan, Kroasia Siap Ukir Sejarah

Bedah Kekuatan Grup D Euro 2020 : Inggris Diunggulkan, Kroasia Siap Ukir Sejarah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Biodata dan Agama Wanda Hara, Fashion Stylish Artis Tanah Air dari Nagita Slavina hingga Chelsea Islan

Biodata dan Agama Wanda Hara, Fashion Stylish Artis Tanah Air dari Nagita Slavina hingga Chelsea Islan

Juli 10, 2021
Tenggak Miras, Tiga Warga Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Meninggal Dunia Dan Satu Orang Kritis

Tenggak Miras, Tiga Warga Desa Telukbango Kecamatan Batujaya Meninggal Dunia Dan Satu Orang Kritis

September 27, 2021
5 Game Slot Penghasil Saldo Dana Tercepat, Dijamin WD!

Rekomendasi 5 Game Slot Penghasil Saldo Dana Tercepat, Dijamin WD!

Juni 20, 2023
Higgs Domino RP versi lama v1.54

Higgs Domino RP versi lama v1.54 Tetap Diminati oleh Para Penggemar.

Juni 12, 2023
Abdy Yuhana Komitmen Dorong Industri Kreatif Rakyat

Abdy Yuhana Komitmen Dorong Industri Kreatif Rakyat

2
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, TB Hasanuddin: Panglima TNI Berikutnya Harus Paham Operasi Teritorial

TB Hasanuddin Soroti Pengerahan BIN Untuk Program Vaksinasi

1
Idul Adha Momentum Bangun Peduli sesama, Jaswita Jabar Berbagi dengan Masyarakat Sekitar

Idul Adha Momentum Bangun Peduli sesama, Jaswita Jabar Berbagi dengan Masyarakat Sekitar

1
Abdy Yuhana Mendengar dan Berbagi Bersama Masyarakat

Abdy Yuhana Mendengar dan Berbagi Bersama Masyarakat

1
H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Maret 19, 2025
Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Maret 20, 2025
Lima Bulan Pasca Gempa Cianjur Kondisi Jalan Masih Rusak , Ini Kata DPRD Jabar

Lima Bulan Pasca Gempa Cianjur Kondisi Jalan Masih Rusak , Ini Kata DPRD Jabar

Maret 20, 2025
Kepedulian Sosial di Bulan Suci Forum Ormit Karawang Gelar PAUD Dikmas Mengaji

Kepedulian Sosial di Bulan Suci Forum Ormit Karawang Gelar PAUD Dikmas Mengaji

Maret 17, 2025

Recent News

H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Maret 19, 2025
Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Maret 20, 2025
Lima Bulan Pasca Gempa Cianjur Kondisi Jalan Masih Rusak , Ini Kata DPRD Jabar

Lima Bulan Pasca Gempa Cianjur Kondisi Jalan Masih Rusak , Ini Kata DPRD Jabar

Maret 20, 2025
Kepedulian Sosial di Bulan Suci Forum Ormit Karawang Gelar PAUD Dikmas Mengaji

Kepedulian Sosial di Bulan Suci Forum Ormit Karawang Gelar PAUD Dikmas Mengaji

Maret 17, 2025
Portal Jabar

Kami adalah sumber informasi terkini, inspirasi, dan interaksi. Kami berkomitmen untuk menyajikan konten berkualitas tinggi yang mengedukasi dan menginspirasi.

Follow Us

Recent News

H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

H. Erick Kusumah Tebar Kebahagiaan di Bulan Ramadhan, Santuni Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama

Maret 19, 2025
Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Pasca Gempa Cianjur, Tom Maskun Soroti Perbaikan Infrastruktur

Maret 20, 2025
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah

© 2024 Portal Jabar - PT Portal Wijaya Kusumah.

No Result
View All Result
  • Home
  • Jawa Barat
  • Religi
  • Parlementaria
  • Karawang
  • Politik
  • Peristiwa
  • Artikel
  • Ragam
  • Nasional
  • Pemerintah

© 2024 Portal Jabar - PT Portal Wijaya Kusumah.