PORTALJABAR – Kepala SD Negeri Wadas 1, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Siti Khodijah, S.Pd., M.Pd., membantah keras tuduhan yang menyebut sekolahnya menjual Lembar Kerja Siswa (LKS), hingga memaksa orang tua siswa meminjam uang dari rentenir. Klarifikasi ini disampaikan menyusul pemberitaan di salah satu media online yang memicu polemik.
“Kami sudah menggelar rapat dengan komite sekolah pada semester dua. Dalam rapat itu, tidak ada keputusan mengenai penjualan LKS. Sekolah tidak menjual LKS kepada orang tua siswa,” tegas Siti Khodijah, Kamis (24/1).
Menurutnya, jika orang tua ingin membeli LKS, hal itu dilakukan secara mandiri tanpa campur tangan pihak sekolah. Siti juga memastikan bahwa sekolah maupun pengawas tidak pernah terlibat dalam urusan penjualan buku.
Siti Khodijah turut menyesalkan pemberitaan yang mencantumkan foto plang akreditasi lama sekolah. Menurutnya, hal itu tidak relevan dengan kondisi saat ini.
“Status akreditasi sekolah sudah diperbarui. Tidak ada kaitannya dengan masalah yang dilaporkan,” ujarnya.
Senada dengan Kepala Sekolah, Ketua Komite SD Negeri Wadas 1, Pupu Bakhtiar, juga memberikan penjelasan terkait pembelian LKS.
“Sebelum berita ini beredar, kami sudah membahas soal LKS. Orang tua diperbolehkan membeli secara mandiri. Jika ada yang kesulitan, kami siap membantu, asalkan ada komunikasi terlebih dahulu,” ujar Pupu.
Ia menegaskan, sekolah tidak pernah memaksa orang tua siswa membeli buku, apalagi sampai harus berutang.
“Yang penting ada komunikasi, agar tidak ada kesalahpahaman. Kami selalu siap membantu,” tambahnya.
Dalam penyelesaiannya, baik pihak sekolah maupun komite menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan pihak sekolah.
“Kami berharap semua pihak dapat memahami situasi ini. Jangan ada lagi misinformasi yang merugikan sekolah maupun orang tua siswa,” pungkas Ketua Komite.
Dengan klarifikasi ini, SD Negeri Wadas 1 berharap dapat meredakan isu yang berkembang dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tersebut. (Joe)









